Peristiwa

Sadis! Guru Tewas Ditembak KKB di Depan Muridnya Saat Kegiatan Sekolah

34
×

Sadis! Guru Tewas Ditembak KKB di Depan Muridnya Saat Kegiatan Sekolah

Share this article

YAHUKIMO – Seorang guru bernama Melani Wamea (31) menjadi korban penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan saat sang guru tengah mendampingi para murid dalam kegiatan belajar di luar kelas.

Insiden berdarah ini terjadi di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, pada saat korban bersama tiga guru lainnya dan sejumlah siswa melakukan kegiatan pendidikan di alam terbuka.

Tiga rekan korban berhasil selamat, namun mereka mengalami trauma berat akibat kejadian yang mengerikan tersebut.

“Kami sangat berduka atas gugurnya salah satu tenaga pendidik yang mengabdi di pedalaman Yahukimo,” ujar Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino.

Menurut keterangan pihak kepolisian, Melani Wamea merupakan guru di Sekolah Jhon D. Wilson Holuwon Yahukimo.

Saat kejadian, ia bersama rekan guru dan murid hendak melakukan kegiatan penanaman pohon di kawasan perbukitan dekat sekolah.

Namun, tanpa disangka, rombongan tersebut diserang oleh sekelompok orang tak dikenal yang diduga merupakan anggota KKB.

“Perbuatan keji ini adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki dan mengejar sekelompok OTK tersebut yang diduga sebagai pelaku,” tegas Zet Saalino.

Kronologi Kejadian Guru Diserang KKB
Dari keterangan saksi, rombongan guru dan murid berjalan sekitar 30 menit menuju lokasi penanaman pohon.

Sesampainya di area perbukitan, seorang siswa melihat dua orang tak dikenal membawa parang dan panah di bawah bukit.

Saksi kemudian mencoba memastikan laporan itu dengan menuruni bukit. Namun di tengah perjalanan, ia mendengar teriakan minta tolong dari arah bawah.

Saat tiba di lokasi, saksi menemukan Melani Wamea dalam kondisi kritis dengan luka tusukan di tubuhnya. Saksi segera memberi pertolongan pertama dan berusaha mencari bantuan agar korban dapat segera dievakuasi.

Sekitar pukul 14.30 WIT, korban berhasil dievakuasi menggunakan pesawat MAF dari Distrik Holuwon menuju Wamena, lalu diterbangkan ke Jayapura.

Korban tiba di RS Bhayangkara sekitar pukul 16.20 WIT, namun sayang, nyawanya tidak tertolong.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya korban.

Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian akan menindak tegas para pelaku yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

“Kami mengecam keras tindakan kekerasan terhadap tenaga pendidik yang sedang mengabdi di daerah pedalaman,” ujarnya.

“Saat ini tim gabungan tengah melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif kelompok OTK yang menyerang korban,” sambung Cahyo.

Ia juga mengingatkan masyarakat, terutama guru yang bertugas di wilayah pedalaman Papua, agar lebih waspada dan senantiasa berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat setiap kali melakukan kegiatan di luar sekolah.

Kaldera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *