JENEPONTO — Menu sayur pada makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk B3 atau diperuntukkan kepada Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Anak Balita diduga ditemukan dalam kondisi beraroma tidak sedap.
Temuan ini diketahui saat kader Posyandu memeriksa menu dan enggan menyantap kepada penerima manfaat karena menu itu menimbulkan aroma tidak sedap.
Salah satu keluarga penerima manfaat yang juga kader Posyandu di Kelurahan Empoang Utara menyatakan kejadian ini baru pertama kali terjadi sejak program MBG berjalan empat hari di wilayahnya.
“Jadi tidak semuanya. Kita ini hari ke empat, tiga hari kemarin sesuai harapan anak-anak. Hari ke empat ini memang ada sayur dan tumis ayam yang mungkin berbau seperti basi,” ujar Ibu tiga anak ini yang enggan disebut namanya, inisial Bunga. Sabtu, 20/9/2025.
Bunga mengatakan, temuan ini terungkap saat salah satu Ibu Hamil mencium aroma makanan yang tak sedap ketika membuka tutup wadah MBG. Mereka pun enggan menyantapnya.
Ia menyebut jumlah porsi yang berbau sekitar 45 ompreng.
Meski ditemukan makanan berorama basi, pihak posyandu memastikan tidak ada B3 yang keracunan. Hal ini karena makanan yang tercium aromanya tidak sedap sudah lebih dulu dihindari oleh penerima manfaat.
“Harapan kami agar penerima manfaat untuk B3 tidak terlambat disalurkan, paling lambat jam 12 sianglah diantarkan ke Posyandu”, pungkasnya.
Sementara itu, media ini berusaha konfirmasi SPPI pada dapur Yayasan Banyu Urip Sejahtera, Agung sahid Mansyur, SE tidak berada di kantor dapur tersebut.
Hingga diberitakan, SPPI Agung sulit untuk dikonfirmasi demikian pula Ahli Gizi, Dewi Arsita juga sulit untuk dikonfirmasi.

Oro












